Rabu, 13 Juli 2011

Daun yang Dapat Mengangkat Batu

Hmmm...aneh tidak ya kalau mendadak judulnya begitu...? :)
Ini adalah salah satu percobaan yang menarik teman-teman dan bahan-bahan yang diperlukan juga tidak terlalu susah. Percobaan ini diambil dari salah satu website edukasi yaitu engineeringtown.com.


Pernahkah kamu melihat selembar daun yang dapat mengangkat sebongkah batu yang lebih berat? Atau dapatkah kamu memindahkah sebuah batu yang beratnya melebihi dari berat badanmu? Kira-kira, mungkin gak ya?? Mau tau jawabannya? Yuk kita cari tau dengan melakukan percobaan berikut ini:




Alat-alat yang kamu butuhkan:
Karton tebal, penggaris logam/besi, klip besar, batu, benang, gunting, dan daun.
1. Gunting dan lipatlah karton menjadi bentuk segitiga yang dapat tegak berdiri, kemudian selipkan klip di ujung puncak segitiga.

2. Gantungkan batu pada salah satu ujung penggaris, dan letakkaan penggaris secara perlahan di atas klip. Kamu harus meletakkan penggaris tersebut secara hati-hati agar penggaris dapat seimbang.

3.Setelah penggaris seimbang, secara perlahan-lahan letakkan sehelai daun pada ujung 
penggaris yang lain.

4. Perhatikan apa yang terjadi





Apa yang terjadi? Batu akan terangkat ketika sehelai daun diletakkan diujung penggaris yang lainnya. Mengapa bisa demikian? Jika dibandingkan langsung, maka batu lebih berat daripada daun sehingga tidaklah mungkin daun dapat mengangkat batu. Namun dalam hal ini, batu dapat terangkat karena dalam keadaan setimbang diatas penggaris. Oleh sebab itu, dengan sedikit saja beban (yang ringan seperti daun) yang diberikan pada ujung penggaris, maka batu dapat terangkat.


Sumber: www.engineeringtown.com

Kamis, 07 Juli 2011

Info Beasiswa

Buat kamu yang kuliah di PTN dan sudah masuk semester 3 ataupun sesudahnya, jangan sampai ketinggalann nih beasiswanya.


Semoga bermanfaat.

Jumat, 01 Juli 2011

UI Terima 1.427 Mahasiswa Lewat SNMPTN

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak 1.427 peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan tinggi Negeri (SNMPTN) diterima untuk menuntut ilmu di Universitas Indonesia (UI). Pada SNMPTN 2011, terdapat 43.167 orang calon mahasiswa yang bertarung untuk mendapatkan kursi di UI.

"Yang mendaftar melalui jalur SNMPTN tertulis mencapai 43.167 calon mahasiswa, dan yang diterima hanya 1.427 peserta," kata Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono di Depok, Kamis (30/6/2011).

Menurut dia, program studi yang paling banyak peminatnya adalah untuk bidang IPA (Kedokteran) yang mendaftar sebanyak 3.044 orang dan yang diterima 36 orang. Selanjutnya, program studi ilmu gizi yang mendaftar sebanyak 1.754, yang diterima hanya 40 orang.

Adapun untuk bidang IPS (Manajemen) yang mendaftar yang sebanyak 3.304 orang dan diterima hanya 40 orang. Untuk jurusan Akuntasi yang mendaftar sebanyak 3.332 orang dan yang diterima hanya 43 orang.

Vishnu menjelaskan bahwa untuk seleksi masuk melalui SNMPTN dibagi dua jalur yang melalui undangan dan melalui jalur tes tertulis. Selain itu, katanya, Universitas Indonesia melaksanakan seleksi masuk (SIMAK) UI 2011. Ia mengatakan, SIMAK UI merupakan ujian masuk terintegrasi dari seluruh jenjang pendidikan di UI yaitu jenjang vokasi/D-3 hingga jenjang doktoral/S-3.

Vishnu menambahkan, sebagai komitmen dalam mendukung kebijakan pemerintah, pada tahun 2011, kuota SIMAK UI ditetapkan sebesar 15-25 persen dari total mahasiswa baru yang diterima UI dan sisanya diterima melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Menurut dia, besarnya biaya pendidikan bagi mahasiswa S1 reguler yang diterima melalui SIMAK UI sama dengan mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN yaitu bersifat berkeadilan sesuai dengan kemampuan penanggung jawab finansial calon mahasiswa. Untuk ujian tertulis akan dilaksanakan serentak pada 3 Juli 2011 di 10 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dan satu lokasi ujian di luar negeri yaitu Brussel, Belgia.

SIMAK UI adalah seleksi masuk terpadu, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk dapat memilih satu hingga empat program pendidikan dengan maksimum hingga 8 program studi. Materi yang diujikan pada SIMAK UI 2011 yakni untuk kelompok IPA adalah kemampuan dasar dan kemampuan IPA, sedangkan kelompok IPS adalah kemampuan dasar dan kemampuan IPS. Kelompok IPC yang diujikan adalah kemampuan IPA, kemampuan IPS dan kemampuan Dasar.

Pelaksanaan ujian SIMAK UI akan dilaksanakan di Jakarta/Depok, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Samarinda dan Brussel, Belgia.

"Keberadaan panitia lokal ini dimaksudkan untuk mempermudah penyelenggaraan ujian di daerah," katanya. (Inggried )/(Sumber: ANT)